.

Selasa, 19 Januari 2010

Pantai Widuri, pantai penuh pesona di kota Pemalang, tanah kelahiranku

Pemalang, kota kecil di pantai utara Jawa, terletak diantara kota Tegal dan Pekalongan dan berjarak lebih kurang 360km di timur Jakarta, mempunyai sebuah pantai yang elok, yaitu Pantai Widuri, atau orang-orang setempat biasa menyebutnya ”Pantai Cilincing”. Pantai ini memiliki sepasang mercusuar sebagai pemandu nelayan saat berlayar. Berikut ini beberapa foto yang saya ambil di Pantai Widuri, Pemalang Jawa Tengah


Hap...1..2..3..lompat !!!

Merapikan jala


..............

Tempat berteduh yang unik ...

What are you thinking about bro ??


Nelayan pulang membawa keranjang penuh ikan, so dapur keluarga bakalan berasap lagi nih...

Bersepeda bersama kawan .... hmmm nice moment

Lagi sibuk ngapain sih kalian berdua ??

Kutinggal sepedaku disana, kupake saja sepeda temanku yah....



Bocah dengan muka polos beserta sepeda, refleksi, dan mercu suar yang cantik

Sendirian di tepian pantai, lagi mikir apaan yah kira-kira ?


Ikutin gerakanku menari .... hup hup 1..2..3 .....

My brother and his son... what a great moment


Ikan nyempil di keranjang :-)



Mancing yuuuk ....

.: High Definition Range :.

High Definition Range atau disebut dengan HDR, adalah teknik olah fotografi digital dengan menggabungkan beberapa foto yang mempunyai margin interval eksposure yang menjadikan foto yang biasa menjadi foto yang menarik dan lebih dimensional, berikut beberapa foto saya yang saya olah kembali di HDR


My Office in HDR - Picture One

My Office in HDR -Picture 2 .... Wow.....


Tukang pelampung by HDR


My Office in HDR - Picture Two


My Brother jumping So High ....

:: Minggu yang mendung di kota tua ::

Beberapa momen menarik di Kota Tua, sebuah kota dengan segudang eksotisme yang nggak pernah habis dimakan waktu

Ruangan dimana sekretaris Jan Piter Zoon Coen biasa menemui tamunya, sangat eksotik ya ?



Patung Hermes, patung seorang legenda Yunani yang dipindahkan dari tempat asalnya, yaitu Harmoni, Jakarta Pusat. Patung ini terletak di belakang Museum Fatahillah.


Atraksi oleh seorang rombongan "Jaran Ebeg"atau "Kuda Lumping", hiburan murah rakyat.

Salah satu ruang tidur di Museum Fatahillah, barangkali Jan Pieter Zoon Coen pernah tidur disini ?? :-)

Tempat dimana Jan Pieter Zoon Coen menerima tamunya

Ruangan yang cantik dan furniture jati yang eksotik bukan ?